Akses permodalan bagi pelaku usaha dan optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi fokus pembahasan dalam rapat Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan, Rabu (25/2/2026).
Rapat tersebut dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Andrew Branch Silambi bersama jajaran perbankan nasional.
Pertemuan ini membahas kondisi riil akses layanan perbankan di daerah, termasuk dukungan pembiayaan bagi UMKM serta peningkatan realisasi KUR yang dinilai masih memiliki ruang untuk dioptimalkan.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa dukungan permodalan perlu disalurkan secara selektif dan tepat sasaran, khususnya kepada pelaku usaha yang memiliki usaha jelas, rekam jejak baik, serta komitmen dalam pengembangan usaha.
“Akses permodalan harus diberikan kepada pelaku usaha yang sungguh-sungguh mengembangkan usahanya. Penyaluran pembiayaan perlu tepat sasaran agar dampaknya berkelanjutan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, sejumlah program pembangunan daerah yang mulai berjalan pada 2026, termasuk pengoperasian fasilitas layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sektor pertanian dan kopi, berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru yang memerlukan dukungan pembiayaan.
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah dan perbankan diperkuat melalui koordinasi berkala, sehingga hambatan teknis di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Diskominfo-SP - 2026















